Berita

Dunia

Militer AS Resmi Akhiri Pencarian Lima Marinir Hilang Di Perairan Jepang

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 14:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Militer Amerika Serikat resmi mengakhiri pencarian lima Marinir yang hilang di laut lepas Jepang sejak dua pesawat Korps Marinir terlibat kecelakaan pekan lalu (Kamis, 6/12).

Kelima awak pesawat itu hilang saat kecelakaan dalam latihan pengisian bahan bakkar di udara KC-130 Hercules. Jasad kelimanya belum ditemukan namun secara resmi dinyatakan meninggal dunia.

"Kami tahu bahwa keputusan yang sulit ini dibuat setelah semua sumber daya habis dalam pencarian yang kuat untuk Marinir kami," kata Komandan Korps Transportasi Angkatan Laut Amerika Serikat, Letnan Kolonel Mitchell Maury dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Channel News Asia.


"Pikiran kita berat dan doa kita bersama semua keluarga dan teman-teman dari lima awak pesawat," tambahnya.

Diketahui bahwa dua pilot laut menerbangkan jet tempur F/A-18 Hornet dan lima anggota awak di atas KC-130 Hercules hilang di perairan sekitar 320 kilometer di lepas pantai Jepang. Kedua pesawat terbang dari stasiun udara Iwakuni USMC di Jepang.

Salah satu dari dua pilot Hornet yang ditemukan oleh tim pencari dan penyelamat dalam kondisi meninggal dunia sedangkan satu lainnya terluka.

Namun kapal dan pesawat Amerika Serikat dan Jepang tidak menemukan kru Hercules.

Kecelakaan itu menambah daftar panjang kecelakaan penerbangan militer AS di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya