Berita

Anies Baswedan dan putranya/Repro

Politik

Media Tidak Tayangkan Anies

SELASA, 11 DESEMBER 2018 | 08:28 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

"JOURNALISTS educate the public about events and issues and how they affect their lives," kata Jurnalis Ellie Williams.

Tugas media & jurnalis adalah "serving the public interest". Tugas Denny JA memproduksi meme serangan kepada Prabowo-Sandi dan membela Paslon Ko-Ruf. Jadi ngga heran jika dia memutar balik esensi kebebasan pers.

Dua kali media & jurnalis ngga malu mempertontonkan keberpihakannya pada penguasa.


Pertama, mereka tidak tayangkan Reuni Akbar 212 Aksi Bela Tauhid. Kedua, mereka tidak menampilkan Gubernur Anies Baswedan pada pertandingan Persija Juara.

Padahal, tugas Media & Jurnalis is inspired by principles of freedom of information and of opinion.

Mereka tidak menghormati dan berjuang to defend the right to information of all people. Malah ada indikasi mereka tutupi informasi seputar fenomena Reuni 212 dan Anies Baswedan.

Bagi veteran jurnalis, Adhie M Massardi, pers itu ekspresi isi hati rakyat. They present popular opinion, bukan opini Sang Raja dan antek-anteknya.

Massardi benar, baru di Indonesia ada fenomena "Pers vs Public". Sekalipun, Presiden Donald Trump sering berkata, "Liberal Media is the enemy of American people".

Bill Kovach dan Tom Rosenstiel (2001), dalam bukunya "The Elements of Journalism" menyebut ada 9 elemen jurnalisme.

Antara lain yang paling penting adalah kewajiban jurnalis pada kebenaran. Tidak menayangkan Reuni 212 dan Anies Baswedan masuk kategori mengabaikan fakta.

Elemen kedua yang disebut Bill Kovach adalah "Loyalitas pertama jurnalisme adalah kepada warga (citizens)".

Kalo sudah begini, benar kata Prof. Rocky Gerung; Pers tidak lebih menjadi brosur pemerintah. [***]


Penulis merupakan Aktivis Komunitas Tionghoa Antikorupsi


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya