Berita

Penangkapan teroris di Malaysia/CNA

Dunia

Polisi Tangkap Tujuh Teroris, Satu Di Antaranya Kelompok Abu Sayyaf

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 21:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi anti-teror Malaysia menangkap tujuh orang tersangka teror. Satu di antaranya terindikasi sebagai anggota Kelompok Abu Sayyaf (ASG) yang terkenal terlibat dalam tiga penculikan berseri di Filipina selatan dan Sabah.

Inspektur Jenderal Polisi Fuzi Harun dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (10/12), mengatakan bahwa penangkapan dilakukan dalam operasi yang dilakukan mulai tanggal 19 hingga 28 November lalu di sejumlah daerah, yakni Kelantan, Selangor, Sabah dan Kedah.

Operasi tersebut berhasil menangkap total lima orang Malaysia dan dua orang Filipina.
 

 
"Tersangka adalah anggota Abu Sayyaf Group yang terlibat dalam setidaknya tiga penculikan berseri di Filipina selatan dan Sabah," kata Fuzi dalam sebuah pernyataan.

"(Dia) terdaftar sebagai seorang individu yang dicari oleh Komando Keamanan Sabah Timur untuk membantu dalam penyelidikan dalam kasus-kasus kriminal di Zona Keamanan Sabah Timur (Esszone)," tambahnya seperti dimuat Channel News Asia.

Operasi penangkapan terpisah berhasil meringkus dua tersangka warga Malaysia yang telah menerima perintah dari kelompok militan ISIS untuk melancarkan serangan di negara itu. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya