Berita

Jamal Khashoggo/Net

Dunia

Inikah Kata-kata Terakhir Jamal Khashoggi Sebelum Dibunuh?

SENIN, 10 DESEMBER 2018 | 09:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kata-kata terakhir yang diucapkan okeh wartawan senior dan kolumnis Washington Post Jamal Khashoggi sebelum dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul Turki 2 Oktober lalu adalah "Saya tidak bisa bernapas,".

Begitu bunyi laporan terbaru yang dimuat CNN merujuk pada seorang sumber yang menjelaskan tentang penyelidikan pembunuhan Khashoggi.

Sumber itu telah membaca transkrip terjemahan rekaman audio tentang momen-momen terakhir Khashoggi yang menyakitkan di dalam konsulat. Dalam rekanan tersebut jelas bahwa pembunuhan pada 2 Oktober bukanlah upaya rendisi yang gagal, tetapi pelaksanaan pembunuhan yang direncanakan sebelumnya.


Sumber tersebut mengatakan bahwa selama adegan yang mengerikan, Khashoggi terdengar berjuang melawan sekelompok orang yang bertekad untuk membunuhnya.

"Saya tidak bisa bernafas," kata Khashoggi. Dia mengulangi kalimat itu selama beberapa kali.

Transkrip dari adegan pembunuhan Khashoggi juga mencatat suara tubuh Khashoggi yang dipotong-potong oleh gergaji. Para pelaku diduga memutar musik saat melakukan hal ini demi meredam suara bising gergaji.

Sumber yang sama menyebut, transkrip menunjukkan bahwa saat serangkaian panggilan telepon dilakukan, para pelaku memberi penjelasan tentang kemajuan yang dilakukan melalui panggilan telepon. Diduga, panggilan telepon dilakukan ke tokoh senior di Riyadh.

CNN memuat, transkrip asli audio disiapkan oleh dinas intelijen Turki. Para pejabat Turki tidak pernah mengatakan bagaimana mereka memperoleh audio. Transkrip itu akan diterjemahkan sebelum dibagikan dengan badan intelijen lainnya. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya