Berita

Ibrahim Mohamed Solih/CNA

Dunia

Maladewa Minta Gabung Kembali Dengan Persemakmuran Inggris

MINGGU, 09 DESEMBER 2018 | 22:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Maladewa mengajukan permohonan resmi untuk bergabung kembali dengan Persemakmuran Inggris.

Langkah ini diambil untuk membalikkan kebijakan isolasi yang diambil di bawah pemimpin otokratis pemerintahan sebelumnya di bawah presiden Abdulla Yameen.

Penggantinya, Ibrahim Mohamed Solih, menulis kepada blok berisi 53 anggota itu akhir pekan kemarin, meminta diterima kembali sebagai anggota setelah dua tahun Maladewa keluar dari Persemakmuran.


Pemerintah Yameen diketahui menarik Maladewa dari Persemakmuran setelah Persemakmuran menekannya untuk melindungi hak asasi manusia dan memastikan aturan hukum di tengah tindakan keras terhadap perbedaan pendapat.

Sementara itu, pemerintahan Solih yang mengambil alih pemerintahan presiden baru percaya pada nilai-nilai blok, yang sebagian besar terdiri dari bekas wilayah dan koloni kekaisaran Inggris.

"Kepentingan Maladewa untuk bergabung kembali dengan Persemakmuran berasal dari keyakinan mendalam bahwa nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang diabadikan dalam Piagam Persemakmuran lebih penting dari sebelumnya," kata kantor presiden dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Channel News Asia.

Pria 54 tahun itu mengambil alih jabatan bulan lalu setelah memenangkan kemenangan dalam pemilihan umum meskipun Yameen melakukan tindakan keras terhadap saingan politiknya dan memenjarakan sebagian besar oposisi. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya