Berita

Dunia

Unjuk Rasa Rompi Kuning Pekan Keempat Diwarnai Gas Air Mata

SABTU, 08 DESEMBER 2018 | 21:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Aksi unjuk rasa "rompi kuning" yang kembali digelar akhir pekan ini (Sabtu, 8/12) di ibukota Perancis, Paris, diwarnai semburan gas air mata.

Ribuan pengunjuk rasa berkumpul di pusat kota untuk menggelar aksi protes yang dilakukan setiap akhir pekan sejak empat pekan terakhir.

Dalam aksi protes hari ini terjadi sejumlah konfrontasi di beberapa titik. Di Champs-Elysées ada pembakaran sampah yang dilakukan oleh pengunjuk rasa. Sedangkan di Boulevard de Courcelles ada pembakaran mobil yang juga dilakukan para pengunjuk rasa. Polisi melepaskan gas air mata untuk meredam kerusuhan yang terjadi.


Pengunjuk rasa "rompi kuning" tersebut mulanya memprotes kebijakan pemerintahan Presiden Emmanuel Macron yang berencana menaikan pajak bahan bakar.

Namun protes dengan cepat meluas menjadi kritik akan sejumlah kebijakan Macron yang berujung pada tuntutan agar Macron mengundurkan diri.

Meski pemerintah Perancis telah mengumumkan penarikan rencana kenaikan pajak bahan bakar dari rancangan anggara tahun depan, namun aksi protes tak juga mereda.

Aksi unjuk rasa justru semakin anarki, ketika pekan lalu terjadi pembakaran mobil serta gedung di pusat kota Paris hingga jatuhnya korban jiwa.

Mengantisipasi kekerasan terulang, Polisi Perancis mengerahkan 8.000 personil di Paris serta 12 kendaraan lapis baja. Ribuan personil polisi lainnya dikerahkan di sejumlah kota lainnya di mana unjuk rasa juga terjadi. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya