Berita

Foto/Net

Politik

Demokrat Minta Pihak Lawan Berhenti Main Isu Korban Fitnah

SABTU, 08 DESEMBER 2018 | 20:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dugaan playing victim atau menjadikan diri sendiri sebagai korban menjadi ungkapan paling tepat atas pemasangan spanduk bernada provokatif #JKWBersamaPKI di Kawasan Tanah, Jakarta baru-baru ini. 

Setelah sebelumnya beredar spanduk #JokowiRajaJawa di Purworejo, Jawa Tengah.

Ferdinand Hutahaean selaku juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi menilai, playing victim besar kemungkinan terjadi. Karena sengaja menciptakan beberapa pihak seolah menjadi korban fitnah. 


"Dugaan playing victim sangat mungkin terjadi. Tujuannya apa, menciptakan sebuah kondisi sepihak menjadi korban fitnah. Inilah dugaan saya yang paling besar," jelasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (8/12).

Kendati demikian, Ferdinand mengaku sama sekali tidak mengetahui siapa yang melakukan upaya kampanye gelap tersebut. Yang jelas, hal itu dilakukan oleh pihak-pihak yang dengan sengaja ingin mendapat keuntungan secara politik.

"Apa yang terjadi sesungguhnya tidak ada yang tahu. Tapi saya meyakini bahwa spanduk yang beredar itu adalah pekerjaan pihak- pihak yang ingin meraup keuntungan politik," ujarnya.

Ferdinand menegaskan bahwa pihak-pihak yang dimaksudnya tentu bukan bagian dari pendukung Prabowo-Sandi.

"Siapa mereka. Saya tidak bisa menyebut siapa tapi yang pasti bukan Tim Prabowo Sandi," katanya.

Ferdinand pun mengimbau kubu lawan yakni pasangan petahana Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk berhenti memainkan isu-isu murahan yang memosisikan diri sebagai korban fitnah.

"Jadi, sebaiknya tim Jokowi berhenti bermain-main isu korban fitnah untuk mengharap empati masyarakat," tegas politisi Partai Demokrat tersebut. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya