Berita

Demo di Malaysia/CNA

Dunia

Tolak Ratifikasi Konvensi Anti-Diskriminasi, Ribuan Warga Malaysia Turun Ke Jantung Ibukota

SABTU, 08 DESEMBER 2018 | 18:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ribuan warga Malaysia berkumpul di Dataran Merdeka di jantung ibukota Kuala Lumpur pada hari ini (Sabtu, 8/12).

Mereka mendorong pemerintah Malaysia untuk menolak ratifikasi Konvensi Internasional yang didukung PBB tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial (ICERD). Konvensi ini mengecam diskriminasi dan menyerukan kepada negara-negara yang meratifikasinya untuk mengejar kebijakan penghapusan diskriminasi rasial dalam segala bentuk.

Untuk diketahui, pada 23 November lalu, Kantor Perdana Menteri Malaysia sebenarnya telah mengumumkan bahwa pemerintah Pakatan Harapan (PH) tidak akan meratifikasi ICERD seperti yang direncanakan, dan akan terus menegakkan Konstitusi Federal.


Namun kelompok-kelompok yang menentang ratifikasi ICERD mengumumkan bahwa mereka akan tetap melanjutkan demonstrasi yang direncanakan pada hari ini.

Aksi protes hari ini diikuti partai oposisi Organisasi Nasional Bersatu Bersatu (UMNO) dan Parti Islam Se-Malaysia (PAS), bersama dengan kelompok hak-hak Melayu Perkasa.

Mantan perdana menteri Najib Razak dan istrinya, Rosmah Mansor, juga berpartisipasi dalam aksi hari ini.

"Pemerintah Pakatan Harapan baru ini tidak meratifikasi ICERD, tetapi di lain waktu mereka bisa dipengaruhi oleh tekanan eksternal untuk melakukannya. Kami ingin mengirim pesan bahwa orang Malaysia akan tidak senang jika pemerintah setuju dengan ini," kata salah seoran partisipan PAS, Hasni Mohd Alim seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya