Berita

Spanduk #JKWBersamaPKI/Net

Politik

Diduga Playing Victim, Polisi Harus Kejar Otak Spanduk #JKWBersamaPKI

SABTU, 08 DESEMBER 2018 | 12:55 WIB | LAPORAN:

. Keberadaan spanduk bernada provokatif #JKWBersamaPKI yang ditemukan di kawasan Tanah Abang, Jakarta beberapa waktu lalu diduga hanya bagian dari upaya playing victim.

Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto mengaku curiga akan hal itu. Pasalnya menurut dia, bahasa dalam spanduk tersebut sangatlah kasar.

"Sepertinya ada operasi gelap untuk jadikan ini peluru untuk mendapatkan simpati rakyat," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (8/12).


Saat ini Kepolisian Sektor Tanah Abang bersama Bawaslu DKI Jakarta tengah mencari saksi untuk memburu pelaku pemasangan spanduk.

Andrianto yang juga aktivis mahasiswa 1998 ini meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Sebab bukan tidak mungkin memasang spanduk itu adalah orang-orangnya Jokowi sendiri sebagaimana halnya spanduk "Jokowi Raja Jawa" yang ditemukan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

"Pihak kepolisian harus memburu pemasang spanduk provokatif ini," tutup Andrianto.

Dalam spanduk itu, tertulis pula kata-kata lain seperti #PKIBerkedokPancasila, #JKWHoaxNasional, #JKWGunderuwoNasional, #JKWSontoloyoNasional, dan 2019 Tenggelamkan PKI. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya