Berita

Tjahjo Kumolo/Net

Politik

Jakarta Masuk Tiga Besar Kota Intoleran, Ini Kata Mendagri

SABTU, 08 DESEMBER 2018 | 05:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Setara Institute baru saja merilis Indeks Kota Toleran (IKT) 2018. IKT berisi peringkat toleransi kota-kota di tanah air.

Berdasarkan data Setara Institute, Ibukota DKI Jakarta menduduki peringkat ketiga dari bawah. Dengan kata lain, kota yang dipimpin Anies Baswedan itu masuk kategori intoleran dengan skor toleransi 2,880 dan berada di peringkat 92.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku sedih melihat hasil survei tersebut. Sebab, DKI merupakan cerminan kemajemukan di negeri ini. Menurutnya, intoleransi itu merupakan buntut dari Pilkada 2017 lalu.


"Semua warga negara punya hak untuk tinggal dan datang di Jakarta. Jangan karena beda pendapat gubernur jadi seperti ini. Event 5 tahunan jangan sampai pecah belah. Bayangkan tetangga bisa nggak kompak, kan sedih sekali," ujar Tjahjo di Jakarta Pusat, Jumat (7/12).

Dia berharap semua warga DKI bersikap dewasa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Warga DKI harus mulai sibuk mengejar prestasi agar tidak terpeca belah.

"Mari semakin dewasa. Jangan sampai pendekatan memecah belah. Kuncinya prestasinya," tandas senior PDIP itu.

Kota paling toleran didukuki Singkawang dengan skor 6,513. Sementara paling tidak toleransi adalah Kota Tanjung Balai dengan skor 2,817. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya