Berita

Kendaraan lapis baja/The Guardian

Dunia

Jelang Protes Rompi Kuning, Perancis Siapkan Kendaraan Lapis Baja

JUMAT, 07 DESEMBER 2018 | 22:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan keamanan Perancis akan mengerahkan kendaraan lapis baja di Paris pada hari Sabtu (8/12) untuk mengantisipasi lebih banyak kekerasan dan kerusuhan oleh unsur-unsur gerakan gilets jaunes atau rompi kuning.

Perdana Menteri Perancis Edouard Philippe mengatakan, 89.000 polisi dan polisi akan dimobilisasi di seluruh negeri, 8.000 dari mereka di ibukota Perancis yang merupakan pusat aksi. Bersamaan dengan itu, puluhan kendaraan lapis baja VBRG juga dikerahkan.

"Kami menghadapi orang-orang yang tidak ada di sana untuk berdemonstrasi, tetapi ada untuk menghancurkan hal-hal dan kami ingin memastikan kami tidak meninggalkan mereka untuk melakukan apa yang mereka inginkan," jelasnya seperti dimuat The Guardian.


VBRG sendiri mampu menembakkan granat gas air mata dan membersihkan barikade. Kendaraan ini jarang digunakan di daerah perkotaan.

Kota Paris bersiaga jelang akhir pekan ini karena ratusan orang akan kembali turun ke jalan untuk memprotes kebijakan pemerintah Perancis di bawah pemerintahan Emmanuel Macron.

Aksi ini melebar dengan cepat. mulanya, aksi dilakukan untuk memprotes kebijakan Macron menaikkan pajak bahan bakar. Namun kemudian berkembang menjadi kritik akan sejumlah kebijakan Macron serta berujung pada tuntutan agar Macron mengundurkan diri.
Aksi yang dilakukan sejak tiga pekan terakhir mulanya berlangsung damai hingga akhir pekan kemarin terjadi bentrok yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan sejumlah mobil serta restoran dan pertokoan di pusat kota Paris hangus dibakar pengunjuk rasa. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya