Berita

Pengawas PBB yang dibunuh/Net

Dunia

Terlibat Pembunuhan Pengawas PBB, Kolonel Angkatan Darat Kongo Ditangkap

JUMAT, 07 DESEMBER 2018 | 22:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang kolonel Angkatan Darat Kongo ditangkap terkait kasus pembunuhan dua pakar PBB yang bertugas sebagai pemantau sanksi. Kolonel yang ditangkap adalah Jean de Dieu Mambweni.

Dia menjadi pejabat top Kongo pertama yang ditangkap sehubungan dengan kasus tersebut.

Sementara itu, dua pakar PBB yang dibunuh itu adalah Zaida Catalan, yang merupakan warga negara Swedia, dan Michael Sharp, seorang warga negara Amerika Serikat.


Keduanya meninggal dunia pada Maret 2017 saat menyelidiki laporan kekejaman selama konflik bersenjata antara pasukan pemerintah dan milisi Kamuina Nsapu di wilayah Kasai Republik Demokratik Kongo.
Otoritas Kongo awalnya menyalahkan milisi atas pembunuhan itu dan kemudian menangkap sekitar 24 orang yang diduga pejuang dan menuduh mereka terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Namun pemerintah Kongo kemudian mengatakan tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa agen-agen negara terlibat.

Timothe Mukuntu, jaksa yang menangani kasus tersebut, mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat (7/12) bahwa Kolonel Jean de Dieu Mambweni telah ditangkap tetapi tidak ada tuntutan resmi yang diajukan. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya