Berita

Yaman/Net

Dunia

Di Tengah Perundingan Damai, Serangan Udara Kembali Terjadi Di Yaman

JUMAT, 07 DESEMBER 2018 | 20:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perwakilan dari pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi menghadiri pembicaraan yang disponsori PBB di Swedia untuk hari kedua pada Jumat (7/12).

Namun, di waktu yang sama, serangan udara mematikan terus terjadi di Yaman oleh koalisi pimpinan Saudi dan Uni Emirat Arab.

Kantor berita Al-Masirah yang berafiliasi dengan Houthi, seperti dikutip Al Jazeera, melaporkan bahwa setidaknya ada tiga serangan udara ditujukan ke distrik Hodeidah al-Tahita, beberapa jam setelah perwakilan dari pemerintah Yaman dan pemberontak Houthi bertemu untuk hari pertama pembicaraan di Rimbo, Swedia.


Menurut Al-Masirah, setidaknya 60 serangan udara telah menargetkan daerah-daerah yang dikuasai Houthi selama 72 jam terakhir, dengan tiga wanita dilaporkan meninggal dunia.

Namun, belum ada verifikasi resmi atas laporan tersebut.

Perwakilan pemerintah Yaman dan Houthi sendiri diketahui tengah menjajaki upaya untuk membangun kepercayaan serta mencari solusi atas konflik empat tahun di Yaman dengan dimediasi oleh PBB.

Utusan khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths, telah berusaha untuk memperkenalkan langkah-langkah membangun kepercayaan pada pembicaraan yang pada akhirnya akan membuka jalan bagi negosiasi di masa depan antara pejabat pemerintah Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi dan perwakilan dari gerakan Houthi. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya