Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Habib Taufiq Ingatkan Pemimpin Jangan Lupakan Rakyat Kecil

JUMAT, 07 DESEMBER 2018 | 01:25 WIB | LAPORAN:

Semua calon pemimpin diwanti-wanti tidak melupakan rakyat kecil jika telah terpilih di 2019.

Sebab, saat diminta pertanggungjawabannya oleh sang pencipta, masyarakat miskinlah yang akan dijadikan sebagai saksi.

Habib Taufiq Bin Abdul Qadir Assegaf mengatakan, semua calon pemimpin, baik itu calon anggota legislatif, calon kepala daerah maupun calon presiden harus mencontoh perilaku yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Yang mana, selama hidupnya, manusia pilihan itu lebih mementingkan kepentingan umat ketimbang pribadi maupun keluarganya. Bahkan setelah meninggal, Nabi tidak mau meninggalkan umatnya dengan mengajak mereka untuk ikut masuk surga.


"Karena itu wahai bapak-bapak dan ibu-ibu calon pemimpin, setelah pemilihan ini jangan anda melupakan rakyat-rakyat yang telah memilih anda. Karena mereka akan menjadi saksi di hadapan Allah," jelasnya dalam ceramah Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Majelis Ta'lim Habib Ali Al-habsy, Kwitang, Jakarta, Kamis malam (6/12).

Turut hadir dalam acara tersebut, calon presiden Prabowo Subianto dan Komandan Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Habib Taufiq mengingatkan bahwa untuk menjadi pemimpin yang mulia dunia akhirat, seorang pemimpin harus berani mengorbankan semua sumber daya yang dimiliki demi kemaslahatan masyarakat, utamanya rakyat kecil.

"Cintai rakyat anda, ingatlah rakyat anda. Jangan anda ingin menikmati tapi rakyat anda dalam keadaan sengsara, melarat," katanya.

Tak lupa, Habib Taufiq pun mendoakan agar bangsa Indonesia diberikan pemimpin yang berupaya keras membuat semua rakyatnya menjadi makmur, sejahtera sehingga hidupnya menjadi berkah.

"Presiden yang istiqamah shalatnya, puasanya, baca Al Quran, menghadiri majelis (taklim). Bukan hanya ketika ingin pemilihan saja hadir. Insya Allah rutin hadir, insya Allah. Mendengarkan nasihat ulama dan habaib," pungkasnya. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya