Berita

Jumpa Pers KAHMI/RMOL

Politik

PENYERANGAN DI PAPUA

Indonesia Harus Tegas Hadapi Tindakan Brutal Kelompok Separatis

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 22:29 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) mendesak aparat keamanan lebih meningkatkan fungsi publik servis kepada masyarakat pasca penyerangan di Kabupaten Nduga, Papua yang menewaskan 19 pekerja PT Istaka Karya dan satu prajurit TNI.  

Koordinator Presidium MN KAHMI, Hamdan Zoelva mengatakan hal itu agar masyarakat mendapatkan rasa aman, nyaman, terlindungi dan terayomi.

"Untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini, antisipatif dan mencegah tindakan kejahatan terulang kembali," ujar Hamdan, saat jumpa pers di KAHMI Center, Jakarta, Kamis (6/12).


Pihaknya, kata Hamdan, mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan segera menangkap pelaku pembunuhan.

"Kepada aparat, KAHMI di seluruh Indonesia dan masyarakat Indonesia untuk mewaspadai gerakan separatis yang merongrong kewibawaan NKRI," kata Hamdan.

Indonesia, lanjutnya, harus menunjukkan sikap dan komitmen yang jelas menghadapi tindakan brutal dari kelompok separatis di Papua dan Papua Barat.

"Meminta kepada pemerintah untuk tidak berhenti membangun di Tanah Papua, karena bagian integral dari wilayah NKRI yang harus mendapatkan kesejahteraan dan keadilan," pungkasnya. [lov]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya