Berita

Politik

Haul Habib Kwitang, AHY Dan Prabowo Ditantang Jadi Petani

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 21:41 WIB | LAPORAN:

Para calon pemimpin bangsa ini ditantang untuk sehari saja merasakan penderitaan rakyat miskin. Konkretnya, dengan menjalani hidup sebagai seorang petani.

Tantangan itu disampaikan Habib Taufiq Bin Abdul Qadir Assegaf saat memberi ceramah di acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Habib Kwitang di Masjid Majelis Ta'lim Habib Ali Al-Habsy di Jalan Kwitang Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/12).

Acara ini turut dihadiri oleh calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


"Cobalah, semua calon, baik itu calon DPR, ataukah calon apapun, coba anda menjadi petani sehari saja. Mencangkul atau bajak sawah," harap Taufiq.

Menurutnya, tantangan itu perlu dilakukan agar calon pemimpin mengerti getir hidup menjadi orang susah di negeri ini, sebagaimana dialami jutaan rakyat Indonesia.

Dengan begitu, saat nanti menjadi pemimpin, mereka tak akan lupa dengan rakyat miskin yang telah memilih.

"Biar tahu bagaimana rasanya menjadi petani, cara hidup petani, susah jadi petani, sehari aja biar tahu rasanya berpuluh-puluh tahun rakyat anda merasakan itu. Kapan mereka bisa menikmati hidup di negeri ini," tegasnya.

Tak hanya itu, dimintanya pula para calon pemimpin untuk berani mengorbankan semua harta yang dimilikinya untuk kemakmuran rakyat kecil. Hal itu sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang selama hidupnya selalu sederhana.

"Kalau sudah pemimpinnya siap miskin, rakyatnya makmur. Tapi kalau pemimpin yang niatnya ingin kaya, rakyatnya melarat. Karena itu wahai calon presiden, kami berharap anda siap mengorbankan segala-galanya untuk rakyat agar menjadi makmur," pungkasnya. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya