Berita

Operasi pencarian dan penyelamatan/BBC

Dunia

Pasca Kecelakaan Jet Tempur, Lima Marinir AS Masih Menghilang Di Jepang

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 19:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tim penyelamat masih terus melakukan operasi pencarian dan penyelamatan besar di Jepang pada hari ini (Kamis, 6/12) untuk mencari lima marinir Amerika Serikat yang hilang.

Mereka hilang setelah setelah dua pesawat dengan tujuh awak bertabrakan dan jatuh ke laut di Jepang hari ini.

Menteri Pertahanan Jepang Takeshi Iwaya mengatakan sembilan pesawat Jepang dan tiga kapal ikut ambil bagian dalam operasi penyelamatan.
Dua marinir berhasil diselamatkan. Salah satunya dalam kondisi baik, sedangkan satu lainnya dalam kondisi cedera dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Dua marinir berhasil diselamatkan. Salah satunya dalam kondisi baik, sedangkan satu lainnya dalam kondisi cedera dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Dua pesawat yang terlibat kecelakaan itu adalah jenis C-130 dan F-18. Kedua pesawat tempur itu berbasis di Iwakuni dekat Hiroshima. Ada lima personel di C-130 dan dua di F-18.

BBC
mengabarkan bahwa ada asumsi kedua pesawat jatuh saat latihan pengisian bahan bakar udara.

Marinir pertama diselamatkan sekitar empat jam setelah kecelakaan. Sementara marinir yang kedua ditemukan 10 jam setelah tabrakan.

Korps Marinir Amerika Serikat belum secara resmi mengkonfirmasi hal ini. Mereka hanya menggambarkan insiden itu sebagai "kecelakaan". [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya