Berita

Suasana malam hari di ibukota Liberia/BBC

Global

60 Persen Listrik Liberia Dicuri Setiap Tahun

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 13:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Liberia mencuri sekitar 60 persen listrik yang dihasilkan negara tersebut setiap tahunnya. Mereka membuat koneksi listrik ilegal ke rumah dan bisnis mereka.

Begitu data terbaru yang ditemukan oleh utilitas listrik milik negara pekan ini.

Pencurian listrik itu menyebabkan kerugian tahunan sekitar 35 juta dolar AS.


Untuk diketahui, Liberia saat ini sedang berusaha untuk membangun kembali sektor listriknya pasca dihancurkan selama perang sipil yang berlangsung dari tahun 1989 hingga 2003.

Amerika Serikat ikut memberikan bantuan keuangan dan teknis kepada negara Afrika Bara tersebut demi meningkatkan konektivitas, sebagai bagian dari prakarsa Power Africa yang diluncurkan oleh mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Prakasa itu dibuat dengan tujuan untuk membawa listrik ke 50 juta orang di sub-Sahara Afrika pada tahun 2020.

Tetapi hingga saat ini hanya 12 persen penduduk Liberia, dan kurang dari 20 persen penduduk di ibu kota, Monrovia memiliki listrik. Angka ini adalah salah satu tingkat akses terendah di dunia.

Pemerintah Liberia telah menetapkan target untuk menggulirkan listrik ke 70 persen populasi Monrovia pada 2030.

Dikabarkan BBC, pencurian listrik sendiri terjadi di Liberia bukan karena tidak mau membayar, melainkan karena utilitas listrik belum dapat memenuhi permintaan besar untuk listrik di negara itu.

Akibatnya, jika seseorang melihat kabel listrik di rumah atau tokonya, dia akan menghubungkan kabelnya sendiri ke kabel untuk memberikan listrik kepada dirinya sendiri. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya