Berita

Rusia/Net

Dunia

Rusia Tunda Latihan Militer Di Laut Hitam

KAMIS, 06 DESEMBER 2018 | 07:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia menahan latihan rudal angkatan laut dan darat-ke-udara di wilayah Laut Hitam di tengah ketegangan yang terjadi dengan Ukraina dan negara-negara Barat atas penangkapan tiga kapal angkatan laut Ukraina dan kru mereka di lepas pantai Krimea bulan lalu.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia (Rabu, 5/12), dua kapal selam Rusia, yakni Rostov-on-Don B-237 dan Stary Oskol B-262, melakukan penempatan darurat untuk mendeteksi, menyertai dan menghancurkan target laut dan pantai dengan tembakan roket,.

Awak kapal selam dari armada Laut Hitam juga karena berlatih menyelam dalam dan untuk bekerja pada teknik seperti permukaan darurat.


Pernyataan itu tidak memberikan tanggal mulai atau akhir untuk latihan tersebut atau mengatakan jika latihan kapal selam adalah bagian dari latihan skala besar di Laut Hitam dan di semenanjung Krimea yang diambil kembali oleh Rusia pada tahun 2014.

Peringatan navigasi untuk pengiriman yang diterbitkan oleh negara litoral Angkatan Laut Turki mengatakan bahwa "latihan menembak" diperkirakan terjadi di wilayah itu mulai 3 Desember hingga 9 Desember.

Latihan itu terjadi pada saat ketegangan yang meningkat antara Rusia dan Barat atas penyitaan Rusia pada 25 November dari dua kapal artileri lapis baja kecil Ukraina. Demikian seperti dimuat Reuters, [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya