Berita

Prabowo ikut Reuni 212/Net

Politik

Tampil Islami Tidak Sesuai Jiwa Prabowo

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 23:50 WIB | LAPORAN:

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terlalu dipaksakan oleh Alumni 212 untuk mencintai Nabi Muhammad SAW.

Padahal, hati dan jiwa Prabowo sama sekali jauh dari keinginan mencintai Rasulullah SAW, bahkan mencintai Islam sekalipun.
"Ketidakmampuan Prabowo mengucapkan 'shallallahu alaihi wa sallam' atau salah ucap sehingga menjadi 'sallalla hulaihi wa sallam' adalah bukti bahwa Prabowo sama sekali tidak pernah bershalawat kepada Muhammad SAW," jelas Demikian dikatakan Ketua DPP Partai Hanura Inas N Zubir kepada wartawan, Rabu (5/12).

Padahal, kata Inas, lafaz 'shallallahu`alaihi wa sallam adalah lafaz yang disunahkan kepada muslimin dan muslimah untuk mengucapkannya ketika menyebut atau mendengar nama Nabi Muhammad SAW atau Rasulullah SAW.

Padahal, kata Inas, lafaz 'shallallahu`alaihi wa sallam adalah lafaz yang disunahkan kepada muslimin dan muslimah untuk mengucapkannya ketika menyebut atau mendengar nama Nabi Muhammad SAW atau Rasulullah SAW.

"Perintah untuk bershalawat kepada Rasulullah SAW merupakan perintah dari Al Quran yaitu, Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya," paparnya.

Inas memastikan bahwa pemaksaan Prabowo tampil Islami tidak sesuai dengan jiwanya.

"Hal paling mendasar sebagai muslim sejati saja tidak mampu dijiwai oleh Prabowo Subianto sehingga Allah SWT telah menelanjangi Prabowo di depan jutaan umat Islam dalam acara Reuni 212," imbuhnya. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya