Berita

Fadli Zon menerima kunjungan Ahmad Dhani/RMOL

Politik

Fadli Zon: Umpatan “Idiot” Ahmad Dhani Mirip “Sontoloyo”

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 19:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengaku heran dengan tuduhan yang dialamatkan kepada musisi Ahmad Dhani. Suami penyanyi Mulan Jameela itu kini menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian berbau SARA.

Status tersangka disandang Dhani setelah Koalisi Elemen Bela NKRI yang diketuai Edi Firmanto melaporkan Dhani ke Subdit V Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur. Pelaporan dilakukan terkait umpatan “idiot” yang keluar dari mulut pentolan Dewa 19 itu.

Fadli Zon yang hari ini menerima aduan Ahmad Dhani di DPR, menjelaskan bahwa umpatan 'Idiot' itu tidak ditujukan kepada pihak manapun. Sehingga dia heran jika kemudian Dhani dinyatakan bersalah.


Wakil ketua umum DPP Partai Gerindra itu bahkan menyamakan umpatan Dhani itu dengan Presiden Jokowi yang pernah mengumbar kata “sontoloyo”.

"Menurut saya ini persis seperti kata sontoloyo lah ini ya. Ini bukan suatu tindakan pidana. Apalagi yang mengucapkan juga seorang presiden. Masak ngomong bodoh, bangsat jadi suatu tindak pidana," ujar Fadli usai menerima aduan Ahmad Dhani di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu, (5/12).

Fadli menambahkan, dilaporkannya Ahmad Dhani dinilai janggal karena ucapannya dianggap tidak tertuju kepada salah satu pihak. Terlebih, kata-kata itu keluar saat Dhani sedang dipersekusi.

"Sebagai korban persekusi harusnya pihak yang mempersekusi itu lah yang harusnya diusut," kata Fadli.

"Saya kira ini merupakan penghinaan terhadap akal sehat kita terhadap demokrasi kita. Ini menurut saya perkara ini tidak menjadi perkara hukum," pungkasnya. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya