Berita

Waketum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Gerindra: Kehadiran Tol Trans Jawa Bikin Warga Pantura Miskin

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 18:13 WIB | LAPORAN:

Kehadiran jalur Tol Trans Jawa yang akan menghubungkan Merak hingga Banyuwangi justru membuat warga di Jalur Pantai Utara (Pantura) merugi.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono mencatat, kehadiran tol telah membuat pemasukan warga di Jalur Pantura hilang. Mereka yang biasa menjajakan makanan hingga oleh-oleh mulai sepi pengunjung.

Ini lantaran para pengendara mobil dari Jawa Tengah dan Jawa Timur  yang menuju Jakarta, juga sebaliknya, lebih memilih lewat Jalur Tol.


"Mereka tidak lagi kecipratan rezeki tahunan dari arus mudik. Ataupun aktivitas tranportasi sehari hari yang melalui jalan raya di sepanjang Pantura," sesalnya dalam keterangan pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/12).

Arief kemudian menukil data kajian Bank Indonesia perwakilan Cirebon. Tercermin, dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun atau semenjak dibuka ruas jalan Tol Cikampek-Palimanan (Cipali), beberapa bidang usaha pada Jalur Pantura telah mengalami penurunan bahkan kebangkrutan.

“Hampir 70 persen restoran di sana tutup, hampir 30 persen warung kecil mengalami penurunan pendapatan, dan 70 persen SPBU mengalami penurunan omzet,” terangnya.

Akibat dari hal itu, pemutusan hubungan kerja menjadi tak terhindarkan. Buntutnya, sambung Arief, tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan di Jalur Pantura ikut meningkat.

"Dan akan juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Jalur Pantura yang melewati Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur manakala jalan Tol Trans Jawa telah beroperasi secara penuh," tandasnya. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya