Berita

Diskusi pengelolaan BUMN/RMOL

Politik

Golkar Dorong Dirut BUMN Wajib Diisi Profesional

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 00:07 WIB | LAPORAN:

Partai pendukung pemerintah tidak menampik terdapat ada beberapa direktur utama di perusahaan BUMN yang sebenarnya tidak layak menduduki posisi itu.

Politisi muda Partai Golkar Adi Baiquni mengkritisi dipilihnya beberapa direksi BUMN yang bukan berdasarkan atas keahliannya.

"Saya setuju kalau komisaris BUMN jangan sampai dari jurusan kimia pekerjaannya itu urusi tol. Atau pekerjannya apa, lulusannya apa," katanya dalam diskusi bertajuk 'Pengelolaan BUMN di Era Pemerintahan Joko Widodo' di Kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (4/12).


Baiquni mengungkapkan hal itu menanggapi kritik Ketua Umum Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono yang mengatakan adanya beberapa dirut BUMN tidak kompeten di bidangnya. Mereka yang kebanyakan aktivis itu dipilih hanya karena politik balas budi yang dilakukan Presiden Jokowi.

Semestinya, menuut Baiquni, seorang dirut BUMN dipilih karena profesionalitasnya, bukan karena hubungan kedekatan atau lobi politik.

"Saya kira ini sangat profesional ini sangat penting menjadi catatan ke depan bahwa kalau insya Allah 10 tahun Pak Jokowi memimpin saya kira ini sangat penting dilaksanakan. Terutama dalam mempersiapkan sumber daya dalam mewujudkan Nawacita," jelasnya. [wah]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya