Berita

Dunia

Maduro: Venezuela Punya Hak Jual Emas

SELASA, 04 DESEMBER 2018 | 21:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menekankan bahwa ekspor emas nasional harus terus berlanjut meskipun ada sanksi Amerika Serikat yang menghantam industri tersebut.

Pernyataan Maduro dibuat setelah Inggris menolak untuk melepaskan sekitar 550 juta dolar AS emas yang dimiliki oleh Caracas.

“Venezuela memiliki hak untuk menjual apa yang dihasilkannya. Kami bergerak maju dengan rencana produksi emas sebagai sumber baru kemakmuran," kata Maduro, sebagaimana dikutip Russia Today setelah pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Senin (3/12).


Pernyataan Maduro muncul tak lama setelah Bank of England (BoE) menolak mengembalikan sekitar 550 juta dolar AS emas ke Venezuela. Keputusan itu didasarkan pada kekhawatiran para pejabat Inggris tentang kemungkinan pencucian uang. Mereka mengklaim pemimpin Venezuela "dapat merebut emas" yang dimiliki oleh negara, dan menjualnya untuk keuntungan pribadi.

Bukan hanya itu, Washington juga menjatuhkan sanksi, termasuk melarang individu dan perusahaan Amerika Serikat untuk berurusan dengan entitas dan orang-orang yang terlibat dalam penjualan emas dari Venezuela.

"Sangat kecil untuk mencoba menggunakan sanksi ilegal untuk mencegah Venezuela menjual emasnya ke dunia," kata Maduro. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya