Berita

Trump dan Xi Jinping/Net

Dunia

AS Berharap China Segera Pangkas Tarif Impor

SELASA, 04 DESEMBER 2018 | 17:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat berharap China segera mengambil tindakan untuk memotong tarif atas impor mobil Amerika Serikat dan mengakhiri pencurian kekayaan intelektual serta transfer teknologi paksa.

Begitu kata penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow awal pekan ini.

Dia menambahkan bahwa saat ini, kedua negara tengah bergerak maju menuju kesepakatan perdagangan yang lebih luas.


Diketahui bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada hari Sabtu (1/12) menyetujui penundaan tarif baru dalam perang dagang.

Kedua pemimpin sepakat untuk menunda memberlakukan tarif lebih untuk 90 hari mulai 1 Desember sementara mereka menegosiasikan kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan setelah berbulan-bulan ketegangan meningkat.

Pasca langkah kedua pemimpin negara tersebut, pasar global naik awal pekan ini ke level tertingginya dalam sekitar tiga minggu terakhir. Di Wall Street, Dow Jones Industrial Average, S & P 500 dan Nasdaq Composite semuanya naik lebih dari 1 persen.

China menawarkan lebih dari 1,2 triliun dolar AS dalam komitmen tambahan pada perdagangan yag dibahas dalam jamuan makan malam antara Xi dan Trump pada hari Sabtu kemarin.

Kudlow mengatakan angka itu merupakan patokan luas yang akan bergantung pada transaksi pribadi untuk barang-barang Amerika Serikat dan tunduk pada kondisi pasar.

Dia menambahkan, China berkomitmen untuk mulai mengangkat tarif dan hambatan non-tarif segera, termasuk mengurangi tarif 40 persen pada otomotif.

"Kami berharap tarif tersebut jatuh ke nol," katanya seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya