Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Penghormatan Bagi Peserta Reuni Akbar 212

SENIN, 03 DESEMBER 2018 | 08:46 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

RMOL 2 Desember 2018 memberitakan bahwa parkir kendaraan pribadi peserta Reuni Akbar 212 mengular hingga di luar area Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

Trotoar sepanjang jalan antara Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral sudah dipenuhi parkir motor yang tersusun rapih maka kendaraan umum masih leluasa melintas di jalan raya.

Stasiun Kereta Api Tanah Abang, Jakarta Pusat,  disesaki massa berpakaian serba putih. Mereka tiba dari dari stasiun KA wilayah Tangerang Selatan hingga Rangkasbitung. Kebanyakan massa memilih lanjut transit di Stasiun Manggarai, sebelum menuju Stasiun Juanda yang merupakan lokasi terdekat dengan Monas.


Massa berpakaian serba putih berjalan kaki baik dari Jalan Jenderal Sudirman maupun sekitarnya. Meski begitu, ada yang memilih berkumpul kawasan Bundaran Hotel Indonesia, berbaur dengan masyarakat yang tengah aktivitas olahraga.  

Mereka longmarch sembari mengibarkan bendera berlafadz tauhid pada kain warna hitam dan putih diiringi lantunan salawat badar.

Tausyiah

Dikuatirkan Reuni Akbar 212 sekedar kedok kampanye capres. Namun  Gurubesar Ilmu Agama Islam di Institut Pertanian Bogor, Profesor Dr Didin Hafidhuddin yang mendapat kesempatan pertama menyampaikan tausyiah saat Reuni Akbar 212 yang berlangsung di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat sama sekali tidak berpidato politik kampanye capres tertentu namun sekedar menyerukan gerakan menghapus segala jenis kegiatan riba.

"Kita harus berpihak kepada ekonomi syariah yang sangat jauh dari kegiatan riba. Jadi, mulai sekarang, kita harus meninggalkan segala jenis riba. Siap?” ajak ulama merangkap cendekiawan asal Bogor berusia 67 tahun itu yang disambut sahutan kompak “Siaaaaap” dari massa.

Sadar Lingkungan

Keuskupan Agung Jakarta mendoakan agar acara tersebut terselenggara dengan damai dan lancar. Lokasi kegiatan Reuni Akbar 212 tidak berjarak jauh dari Gereja Katedral yang kebetulan sesuai jadwal menggelar ibadah misa mingguan.

Namun umat Katolik tidak terganggu dengan adanya kegiatan massal tersebut. Segenap Misa Mingguan di Gereja Katedral pada Minggu 2 Desember 2018 berjalan lancar tanpa gangguan apa pun.

Mayoritas peserta adalah umat Islam namun tampak umat agama lain-lainnya ikut bergabung ke kelimpah-ruahan peserta  demi ikut menghadirkan suasana Bhinneka Tunggal Ika serta sila Persatuan Indonesia ke dalam penyelenggaraan Reuni Akbar 2018 .

Peserta Reuni Akbar 212 ternyata juga sadar lingkungan maka secara sukarela membersihkan sampah yang tercecer di kawasan penyelenggaraan Reuni Akbar 212.

Penghormatan

Sebagai seorang warga Indonesia, tergerak rasa haru dan bangga saya menyampaikan penghormatan kepada segenap peserta Reuni Akbar 212 pada hari Minggu 2 Desember 2018 yang telah berkenan membuktikan kepada masyarakat dunia di planet bumi masa kini bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki peradaban tinggi maka senantiasa niscaya berjuang menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika serta Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.  Merdeka. [***]


Penulis adalah penggagas Gerakan Kebanggaan Nasional


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya