Berita

Foto: Dok

Politik

Reuni Kedua 212

MINGGU, 02 DESEMBER 2018 | 16:20 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

JOKOWI-Maruf akan kalah. Indikatornya; show of force reuni 212 mengerdilkan Joko's active soft-kill countermeasures di acara Peringatan Maulid Nabi di Masjid Istiqlal.

Acara Joko hanya dihadiri sedikit orang. Kasian. Momentum ada di tangan Umat Islam.

Hard preventive action seperti intimidasi, disinformasi, cekal, deployment tentara & brimob, black propaganda dan lain-lain tidak mampu mematahkan psychomagnetic dan acoustic ghiroh Reuni 212.


Tahun lalu, tengah malam, saya liat persiapan reuni pertama. Tadi malam, saya liat-liat persiapan reuni kedua 212. A History in the making.

Tahun ini begitu masif. Para mujahid datang, seperti gelombong air. Pelan, tapi tak berhenti. Terus mengalir. Dari Malang, Jawa Timur, Madura, Bali dan sebagainya. Saya kira, ada perwakilan dari seluruh provinsi.

Benar saja, Ghiroh Islam itu belum padam. Reuni kedua 212 bahkan lebih masif dari aksi aslinya.

Pergeseran posisi politik dan mental shifting dari KH Maruf Amin, Ngabalin, Kapitra, Denny JA dan Farhat Abbas dikompensasi oleh bertambahnya non muslim ke dalam barisan 212.

Jika dulu hanya ada Lieus Sungkharisma, sekarang ada Ho Kiat, Yap Hong Gie, Martin, Chen Yi Jing alias Chandra Suwono, Sangap Surbakti, Eki Lenon dan sebagainya.

Siang ini, foto drone membungkam Denny JA. Semalam dia masih prediksi "hanya" 30 ribu orang yang akan hadir. Jauh di bawah mass gathering Maha Kumbamela yang dipadati 13 juta umat Hindu di Sungai Gangga.

Semua Jokower galau dan gigit jari. Shock melihat operasi senyap para mujahid.

Tim sebar hoax rezim yang bergaya seolah-olah personil elite Batallion für Operative Information 950 dari Zentrum Operative Information German Bundeswehr mati kutu. Diam seribu bahasa. Mereka terkapar dengan posisi mental feminine submissiveness.

Beri mereka air aqua !

Penulis adalah kolumnis dan aktvis Komunitas Tionghoa Anti-Korupsi (Komtak)

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya