Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Saatnya SKK Migas Dipimpin Orang Dalam

MINGGU, 02 DESEMBER 2018 | 11:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden Joko Widodo diharapkan menunjuk sosok yang tepat memimpin Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Kalangan internal dianggap lebih pantas.

"Sejak lembaga ini dibentuk sudah terjadi enam kali pergantian kepala, namun belum satupun yang dipilih berasal dari internal," kata Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman dalam keterangannya, Minggu (2/12).

Ia mengatakan jika sosok eksternal yang dipilih, perlu waktu yang tidak sebentar untuk beradaptasi dan memahami secara komprehensif problematika pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi.


"Padahal sektor hulu migas saat ini sedang terpuruk, butuh recovery dan kepercayaan dari komunitas investor dan pelaku usaha," katanya.

Dengan kewenangan mengelola investasi Migas serta pengeluaran dan penerimaan negara ratusan triliun, kata dia, pimpinan SKK Migas harus memiliki integritas yang tinggi.

Selain itu, Yusri mengatakan, SKK Migas sebaiknya dipimpin oleh orang yang memiliki hubungan baik dan dipercaya oleh para kontraktor hulu, mengerti secara mendalam sektor hulu migas dari segi komersial maupun teknis, bebas dari kepentingan bisnis pribadi dan politik, memahami kebijakan dan strategi ketahanan energi nasional, serta mengerti aspek geopolitik dan geostrategi NKRI.

"Dengan begitu bisa dipastikan peran SKK Migas dalam mewujudkan ketahanan energi sekaligus turut membantu memajukan kesejahteraan umum dan menjaga kedaulatan NKRI," pungkasnya.[dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya