Berita

Widjajanto/RMOL

Pertahanan

Ekspor Pindad Terdongkrak Dengan Raihan TNI AD Di AARM

SABTU, 01 DESEMBER 2018 | 06:44 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. PT Pindad selaku industri pertahanan dalam negeri yang memproduksi senjata dan amunisi turut terangkat namanya dalam Lomba Tembak antar Angkatan Darat Negara-negara ASEAN atau ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018 yang diselenggarakan di Malaysia pada 10-30 November 2018.

Pasalnya senjata yang dibuat oleh industri yang berpusat di Bandung, Jawa Barat ini telah mengantarkan kontingen Indonesia meraih juara umum.

Praktis, produk Pindad ini menjadi sorotan dari negara-negara ASEAN yang ternyata tidak kalah dengan produk dari negara-negara maju.


"Yang ramai tentu ekspor dengan prestasi seperti ini. Kami berterima kasih kepada TNI AD, pemerintah Indonesia, Kementerian BUMN, dengan prestasi seperti ini ternyata membuka peluang ekspor," ujar Direktur Bisnis dan Produk Hankam PT Pindad, Widjajanto di sela-sela kedatangan kontingen Indonesia di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (30/11).

Padahal beberapa waktu lalu dalam event Indo Defence yang dilaksanakan di Jakarta, PT Pindad juga telah menjalin komitmen dengan beberapa negara terkait pemesanan.

"Kami juga memperoleh komitmen penjualan dari beberapa negara terutama Afrika dan Asia," terangnya.

Sedangkan untuk negara-negara di Asia Tenggara, dengan percaya diri, Widjajanto menyatakan pada umumnya telah menggunakan produk PT Pindad.

"Kalau dari Asia Tenggara alhamdulillah sudah menggunakan produk PT Pindad pada umumnya," pungkas Widjajanto. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya