Berita

Presiden Ke-2 RI Soeharto/Net

Politik

Sampai Saat Ini Tidak Ada Bukti Soeharto Korupsi

SABTU, 01 DESEMBER 2018 | 00:39 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pernyataan 'Soeharto sebagai guru korupsi di Indonesia' berbuntut panjang. Wakil Sekjen PDIP Ahmad Basarah dianggap melempar fitnah keji.

"Sampai sekarang tidak ada bukti Soeharto korupsi, dan beliau sama sekali tidak pernah menjalani hukuman sebagai koruptor," kata Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Jumat (30/11).

Selain fitnah keji, Priyo juga menyebut pernyataan Basarah sebagai hoaks. Menurut dia, Soeharto adalah orang sederhana dan mengabdikan seluruh hidupnya untuk kepentingan rakyat.


"Soeharto berjasa besar dalam membangun bangsa sehingga ia disebut sebagai Bapak Pembangunan," imbuhnya.

Basarah sebelumnya mengatakan Soeharto sebagai bapak korupsi di Indonesia, menanggapi pidato Prabowo di Singapura yang menyindir para elite pemerintahan Indonesia yang sarat praktik korupsi. Jurubicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin itu mengatakan korupsi mengakar pada masa mertua calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto itu berkuasa.

Atas pernyataan Basarah itu, Priyo mengatakan ada sejumlah kelompok dan komunitas pencinta Soeharto yang akan melapor ke polisi.

"Kalau dari Partai Berkarya belum ada rencana, tapi ada masyarakat atau komunitas-komunitas pecinta Pak Harto yang marah dan mereka mau melaporkannya ke polisi," demikian kata Priyo.[dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya