Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Door to Door Tumbangkan Prabowo Di Tanah Pasundan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 | 00:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Relawan berkomitmen memenangkan Joko Widodo di Jawa Barat. Relawan optimis membalikkan kemenangan Prabowo Subianto saat Pilpres 2014 menjadi kemenangan Jokowi di Pilpres 2019.

"Kita akan berupaya keras agar Jokowi jadi presiden lagi," kata Sekretaris Relawan Jokowi (ReJo) Jabar, Yan Rizal Usman, melalui sambungan telepon kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Pada Pilpres 2014, Jokowi kalah dari Prabowo di Jabar. Jokowi mendapat suara 40,22 persen sementara Prabowo mendapat 59,78 persen. Namun Yan menyatakan saat ini tim bekerja keras untuk memenangkan Jokowi.


Yan mengatakan salah satu cara yang dilakukan untuk memenangkan Jokowi adalah dengan kampanye door to door. Sebagai bahan jualan, dia meminta Jokowi mengeluarkan sejumlah kebijakan.  

"Perlu dikeluarkan kebijakan untuk nelayan, petani, UMKM dan terkait cagar budaya Sunda. Kebijakan-kebijakan ini akan menjadi tenaga untuk kami saat door to door," kata mantan ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat Jabar itu.

Yan mencontohkan Jokowi harus mengeluarkan kebijakan resi gudang. Sistem resi gudang, kata dia, solusi bagi petani dalam mengatasi musim panen. Petani tidak harus segera menjual hasil panen karena dapat menyimpan hasil panenya di gudang.

"Resi gudang dapat memperkuat daya tawar sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani," katanya.

Untuk UMKM,  Wakil Direktur Relawan Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf  di Jabar ini berharap Jokowi mengeluarkan Keppres retail pasar modern yang mewajibkan menjual 30 persen produk UMKM lokal.

"Kebijakan-kebijakan ini akan kita jual. Ini menjadi tenaga untuk door to door," tukas dia.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya