Berita

Lion Air/Net

Nusantara

TRAGEDI JT-610

Kesimpulan KNKT Dikeluhkan Karyawan Lion Air

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 17:15 WIB | LAPORAN:

Karyawan merasa nasibnya terombang ambing dengan pemberitaan bahwa pesawat Lion Air PK-LQP tidak laik terbang.

Amar, karyawan Lion Air Group, meminta pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menjelaskan informasi yang simpang siur tentang status Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, 29 Oktober 2018 lalu.

"Kami menginginkan kejelasan dari semuanya. Di luar kami banyak masalah, banyak hal-hal yang simpang siur sampai saat ini dikatakan pesawat kami kurang laik," ungkap Amar, yang bekerja di bagian operasional Lion Air Group, di Kantor KNKT, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (29/11).


Ia meminta pihak KNKT dapat mengambil kesimpulan bulat sebagai pertimbangan para pegawai yang bekerja di Lion Air.

"Karena ini menyangkut dengan nasib para karyawan, saya mewakili aspirasi dari kawan-kawan yang bertanya tentang banyak pemberitaan pesawat Lion Air tidak laik terbang," tuturnya.

Menurutnya, informasi yang beredar di antara karyawan Lion Air Group menjadi simpang siur.

"Saya sudah menghabiskan hidup saya untuk perusahaan ini. Jadi, kalau kayak begini bagaimana? belum lagi media banyak bilang Lion Air bangkrut," keluhnya.

Baca: Kesimpulan Berubah, Lion Air PK-LQP Layak Terbang

Sementara, menjawab kekhawatiran karyawan tersebut, Wakil Ketua Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Haryo Satmiko mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan investigasi.

"Investigasi masih dalam proses, kekhawatiran-kekhawatiran yang disampaikan akan menjadi catatan kami," tandasnya. [lov]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya