Berita

Hukum

Jaksa KPK Akan Hadirkan 40 Saksi Untuk Eni Saragih

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 14:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan 40 saksi pada persidangan mantan Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih.

Eni Saragih merupakan salah satu yang terjerat dalam perkara suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

"Kurang lebih 40 saksi," ujar JPU KPK, Lie Putra Setiawan dalam persidangan perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (29/11).


Atas pernyataan itu, Majelis Hakim yang dipimpin Yanto mengatur teknis sidang, dimana setiap persidangan akan dihadirkan 10 saksi.

"Sekali sidang kalau bisa 10 saksi, (sidang) sampai malam enggak apa-apa. Jadi ada empat kali sidang (dari saksi JPU KPK)," jelasnya.

Yanto pun menutup sidang dan mengagendakan sidang akan dilanjutkan pada Selasa (4/12) pekan depan.

Eni Saragih didakwa menerima hadiah berupa uang secara bertahap yang seluruhnya berjumlah Rp 4,75 miliar dari Johanes Budistutrisno Kotjo, pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd yang mengerjakan proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga menerima uang dengan total Rp. 5,6 miliar dan 40 ribu dolar Singapura dari sejumlah pengusaha. Uang itu termasuk untuk pembiayaan suaminya di Pilkasa Kabupaten Temanggung 2018.

Terkait dakwaanm itu, Eni Saragih tidak mengajukan eksepsi atau nota keberatan meski dia mengatakan dakwaan jaksa masih kurang detail. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya