Berita

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/Net

Politik

Hasil Survei: Orang Jawa Di Sumatera Utara Lebih Memilih Prabowo

KAMIS, 29 NOVEMBER 2018 | 13:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Warga keturunan atau suku Jawa di Sumatera Utara lebih memilih Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Ini adalah salah satu temuan dari survei yang dilakukan Indopol di Sumatera Utara pada kurun waktu 24 Oktober hingga 15 November 2018 dengan menggunakan metode random sampling.

"Persentasenya sangat tinggi yakni elektabilitas Jokowi-Maruf Amin pada suku Jawa hanya 38,80 persen, sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno sebesar 51,17 persen," kata Direktur Eksekutif Indopol, Ratno Sulistiyanto, Kamis (29/11) di Medan, seperti dikutip dari RMOL Sumut.


Ratno menyebutkan, elektabilitas Jokowi-Maruf Amin yang rendah pada pemilih dari suku Jawa ini merupakan hal yang sangat rawan mengingat pemilih terbesar di Sumatera Utara merupakan pemilih dari Suku Jawa.

Selain kalah elektabilitas pada masyarakat Suku Jawa, elektabilitas Jokowi-Maruf Amin juga kalah dibanding Prabowo-Sandiaga Uno pada suku Pakpak yakni 25 persen berbanding 60 persen (selebihnya tidak memilih) dan Mandailing 16 persen berbanding 60 persen (selebihnya tidak memilih).

Kekalahan tingkat elektabilitas pada 3 suku ini 'terbalas' oleh kondisi sebaliknya pada beberapa suku lain yang di survei seperti suku Karo, Toba, Simalungun, Angkola, Toba, Nias, dan Suku Tionghoa.

"Pada suku Tionghoa justru sangat telak yakni 93,3 persen berbanding 0 persen dimana 6,67 persen tidak memberikan jawaban," pungkasnya. [dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya