Berita

Ravindra Wijeguneratne/BBC

Dunia

Diduga Lindungi Pembunuh, Perwira Tinggi Militer Sri Lanka Ditahan

RABU, 28 NOVEMBER 2018 | 23:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perwira tinggi militer Sri Lanka ditahan otoritas keamanan negara tersebut pekan ini (Rabu, 28/11). Dia ditahan karena dinilai telah menutupi pembunuhan perang saudara.

Dia adalah Ravindra Wijeguneratne yang menjabat sebagai Kepala Staf Pertahanan Sri Lanka. Dia muncul di pengadilan setelah surat perintah penangkapannya dikeluarkan.

Jaksa mengatakan, dia melindungi tersangka utama yang merupakan seorang perwira intelijen angkatan laut yang diduga membunuh 11 pemuda di tahap akhir konflik dengan pemberontak separatis Tamil pada tahun 2008-2009 lalu.


Laksamana Wijeguneratne membantah tuduhan itu.

Dikabarkan BBC, tiga surat perintah penangkapannya diperintahkan pada awal November, tetapi dia masih mengemban jabatannya sampai saat ini. Dia mengajukan permohonan jaminan, namun ditolak oleh pengadilan. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya