Berita

Hadi Tjahjanto/RMOL

Pertahanan

TNI Prioritaskan Platform Network Centric Warfare Dengan Bantuan Satelit

RABU, 28 NOVEMBER 2018 | 17:14 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Platform Network Centric Warfare (NCW) yang sedang diprioritaskan oleh TNI terus diuji dan dikembangkan melalui latihan untuk mengasah sistem interoperability yang baik.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di sela Latihan Bantuan Tembakan Terpadu TNI 2018 di Pusat Latihan Tempur Marinir Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (28/11) menyatakan bahwa sistem interoperability merupakan bagian yang tak terpisahkan dari NCW.

"Platformn yang sedang dibangun oleh TNI yaitu Network Centric Warfare yang saat ini sudah dikembangkan harus menggunakan bantuan satelit," ungkap Panglima TNI.


Sehingga seluruh komunikasi dalam operasi saat ini tidak lagi menggunakan BTS, melainkan seluruhnya sudah dibantu dengan menggunakan satelit.

"Integrasi antara kekuatan darat, laut dan udara itu bisa menjadi satu komando dimanapun sasarannya dan berada dengan satu sistem Network Centric Warfare," bebernya.

Mantan KSAU itu mengakui berjalannya sistem interoperability itu sudah berjalan baik pada tahun 2018 ini.

"Sistem interoperability unsur komunikasi dan elektronika atau komlek dan unsur-unsur dibawah bantuan tembakan semuanya bisa berjalan termasuk pengerahan pasukan infanteri," pungkasnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya