Berita

Repro

Politik

Mengerti Kondisi Keuangan Prabowo, Setya Dharma Kirim Uang Sebanyak Tanggal Lahir

RABU, 28 NOVEMBER 2018 | 12:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Setya Dharma tidak bermaksud pamer. Beberapa saat lalu ia ikut gerakan yang sedang “in” di tengah masyarakat: mengirimkan uang untuk membantu kampanye pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.

Senator Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) ini mengirimkan donasi sebanyak tanggal lahirnya, 17 Juli 1958.

“Saya kirim ini bukan mau pamer. Tapi usaha kita menggalakan untuk lebih ramai lagi mentransfer ke norek Galang Perjuangan,” katanya kepada redaksi.


Setya Dharma mengirimkan tanda bukti transfer yang sudah dia lakukan dari sebuah tempat di kawasan Bekasi.

“Kita mengerti kondisi keuangan Prabowo-Sandi. Untuk melawan petahana yang tiap gerak saja sudah menghasilkan dana operasional yang tak terbatas. Sengaja saya kirim sebanyak hari kelahiran, Rp 17.758,” ujarnya.

Bulan Juni lalu Prabowo meluncurkan rekening khusus untuk membantu perjuangannya memenangkan pemilihan presiden. Awalnya, penggalangan dana hanya dilakukan lewat aplikasi Telegram. Namun, karena tidak sedikit pendukung Prabowo yang memberikan masukan, akhrinya satu akun khusus di BNI Syariah dibuka untuk mereka yang termasuk dalam kelompok “gagap teknologi”.

“Banyak masukan yang disampaikan kepada admin program Galang Perjuangan yang menyatakan bahwa banyak diantara sahabat pejuang yang mengalami kesulitan dalam mengoperasikan aplikasi Telegram. Diantara sahabat-sahabat itu menyampaikan bahwa mereka ini adalah kaum yang “Gaptek” alias Gagap Teknologi, old fashion dan malas ribet yang intinya ingin partisipasi tanpa adanya kerepotan,” tulis Prabowo di laman Facebook miliknya.

“Untuk itu, kita telah menyiapkan rekening khusus untuk sahabat yang ingin langsung melakukan transfer tanpa log in ke akun Telegram,” sambungnya.

Nomor rekening khusus yang disiapkan Prabowo adalah 8495002001000002 BNI Syariah, atas nama Galang PerjuanganPS. [dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya