Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Caleg Parpol Wajib Hukumnya Kampanyekan Jokowi

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 | 17:12 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Relawan Jokowi Center Indonesia (RJCI) memastikan keberadaan relawan harus sinergi dengan mesin partai pendukung, khususnya calon anggota legislatif yang berlaga dalam Pemilu 2019.

RJCI berketetapan bahwa kemenangan di pilpres senafas dengan raihan kursi parpol koalisi yang mayoritas di lembaga legislatif.

"Kemenangan Jokowi-Amin senafas dengan dikuasainya kursi legislatif di semua tingkatan oleh anggota dewan yang berasal dari partai Koalisi Indonesia Kerja. Ini sesungguhnya tak bisa dipisahkan. Olehnya, keberadaan relawan menjadi strategis sebagai supporting system untuk mewujudkan kemenangan Pemilu 2019 yang sempurna itu," jelas Ketua Umum RJCI Raya Desmawanto kepada wartawan, Senin (27/11).


Dia mengatakan, fenomena relawan adalah ekspresi politik yang tak dapat dibendung. Apalagi, tidak semua masyarakat suka bergabung dan memasuki dunia politik praktis yang diwadahi oleh parpol.

Relawan menjadi saluran alternatif untuk menampung kekuatan politik masyarakat yang tidak doyan pada hard politic, bahkan yang sampai apolitik sekalipun.

"Relawan mengisi gap atau kesenjangan pilihan warga negara antara yang suka hard politic dengan soft politic. Relawan menjadi jembatan agar kelompok apolitik dan swing voter mau menggunakan hak politiknya. Tentu saja suara untuk Jokowi-Amin," jelas Raya.

Dia menambahkan, keberadaan caleg dari parpol koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) merupakan pasukan utama di garda depan kemenangan pilpres. Itu sebabnya, para caleg harus loyal pada keputusan dan instruksi partai untuk memenangkan pasangan capres yang telah diusung.

"Caleg merupakan pasukan tempur politik terdepan di pilpres dan tentu saja struktur partai koalisi. Keberadaan relawan sebagai pasukan yang siap siaga, kapan saja bisa digerakkan. Terlebih, jika caleg parpol koalisi tidak mau mengampanyekan dan memenangkan Jokowi-Amin maka relawan akan beralih menjadi pasukan kombatan politik di lini depan untuk memenangkan Jokowi-Amin," papar Raya.

Lebih jauh, dia menilai aneh jika caleg tidak mau atau takut mengampanyekan dan memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

"RJCI menilai tipe caleg tersebut tidak memiliki idealisme dan perjuangan politik yang jelas," demikian Raya. [wah]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya