Berita

Trump/Net

Dunia

Trump Siapkan Tarif Baru Ke China, Produk Apple Terancam

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 | 08:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam bahwa dia siap untuk menerapkan putaran ketika kenaikan tarif atas barang-barang China, jika dia dan Presiden China Xi Jinping gagal mencapat kata sepakat terkait perdagangan dalam pertemuan di sela KTT G20 mendatang.

"Jika kami tidak membuat kesepakatan, maka saya akan menambahkan tambahan 267 miliar dolar AS," kata Trump dalam wawancara terbaru dengan Wall Street Journal akhir pekan kemarin, menambahkan tingkat tarif bisa menjadi 10 persen atau 25 persen.
CNN memuat, termasuk dalam produk-produk yang akan terkena peningkatan tarif adalah ponsel buatan Apple serta laptop.

"Mungkin. Tergantung berapa tarifnya," kata Trump.

"Mungkin. Tergantung berapa tarifnya," kata Trump.

"Maksud saya, saya bisa membuatnya 10 persen dan orang-orang bisa bertahan dengan sangat mudah," tambahnya.

Kenaikan tarif merupakan sumber keluhan dari bisnis Amerika, yang bertanggung jawab untuk membayar bea impor. Ini juga memicu kekhawatiran tentang inflasi baru.
Pernyataan Trump tersebut meredupkan harapan bahwa pertemuan Trump dan Xi di sela KTT G20 di Argentina akhir bulan ini akan membawa kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang antara China dan Amerika Serikat. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya