Berita

Foto: Reuters

Dunia

Sehari Pasca Penembakan Kapal, Rusia Buka Selat Kerch Di Ukraina

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 | 16:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia membuka kembali Selat Kerch di dekat Krimea untuk pengiriman pada Senin dini hari (26/11).

Selat itu sempat itutup sehari sebelumnya setelah ada insiden penembakan dan penangkapan kapal Angkatan Laut Ukraina oleh pasukan Rusia karena dinilai melewati batas wilayah.

Dinas keamanan FSB Rusia mengatakan, bahwa pada Minggu (25/11) kapal patroli perbatasannya telah menyita dua kapal lapis baja lapis baja kecil Ukraina dan sebuah perahu tarik setelah melepaskan tembakan ke arah mereka dan melukai beberapa pelaut.


Dikabarkan Reuters, ini adalah bentrokan paling serius antara Moskow dan Kiev dalam beberapa tahun terakhir.

Rusia sebelumnya telah memblokir Selat Kerch di dekat Krimea yang dianeksasi Rusia untuk menghentikan kapal-kapal yang melintas dari Laut Hitam ke Laut Azov.

Sementara itu Ukraina menolak klaim Rusia dan membantah telah melakukan kesalahan. Pemerintah Ukraina bersikeras bahwa Rusia telah melakukan agresi militer dan meminta komunitas internasional untuk memobilisasi untuk menghukum Rusia. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya