Berita

Dunia

Berita Palsu Ganggu Pemilu Taiwan

JUMAT, 23 NOVEMBER 2018 | 11:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Berita palsu yang beredar di sosial media menjadi masalah tersendiri bagi pemilihan yang akan dilakukan di Taiwan akhir pekan ini.

Pemerintah Taiwan menilai, propaganda berita palsu itu dilakukan oleh China.

"Kami menerima perang propaganda yang berasal dari China selama bertahun-tahun, tetapi ini mengambil bentuk yang sangat berbeda," kata Menteri Luar Negeri Joseph Wu pada Kamis (22/11).


"Itu datang bukan dari surat kabar atau mesin propaganda mereka tetapi melalui media sosial kami, grup obrolan online, Facebook, akun zombie yang dibentuk, di suatu tempat, oleh pemerintah China," sambung Wu yang berasal dari Partai Progresif Demokratis (DPP) yang berkuasa.

Pemerintah Taiwan menilai, berita palsu yang disebarkan melalui media sosial, bertujuan untuk membuat pemilih Taiwan menjauh dari partai Presiden Tsai Ing-wen dan mendukung kandidat yang lebih bersimpati kepada Beijing menjelang pemilihan..

Taiwan akan menggelar pemilihan pada Sabtu pekan ini untuk memilih walikota dan sejumlah jabatan lainnya dalam pemilu jangka menengah yang akan mencerminkan popularitas partai berkuasa DPP di mana Presiden Tsai bernaung. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya