Berita

Foto/Kementerian PUPR

Advertorial

PUPR Bangun Pipa Transmisi 49 Kilometer Sediakan Air Baku Merauke

KAMIS, 22 NOVEMBER 2018 | 16:24 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap membangun jaringan pipa transmisi air baku di Distrik Jagebob, Tanah Miring dan Semangga, Kota Merauke.

Upaya ini untuk mengatasi permasalahan kesulitan air bersih yang sering dialami warga dalam musim kering, menyusutnya sumber air baku eksisting di Rawa Biru maupun meningkatnya kebutuhan air akibat pertambahan jumlah penduduk Kota Merauke.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, penyediaan air bersih sangat penting dalam pembanguan sumber daya manusia Indonesia karena meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus mengurangi risiko penyakit yang diakibatkan oleh air seperti diare.
"Penyediaan akses air bersih 100 persen bagi seluruh masyarakat menjadi target pemerintah dan juga upaya mewujudkan target sustainable development goals," kata Menteri Basuki.

"Penyediaan akses air bersih 100 persen bagi seluruh masyarakat menjadi target pemerintah dan juga upaya mewujudkan target sustainable development goals," kata Menteri Basuki.

Sepanjang 2013-2016, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Papua Merauke Ditjen Sumber Daya Air membangun jaringan pipa transmisi sepanjang 33,34 kilometer dengan anggaran Rp 208 miliar. Tahun 2018-2019 dilanjutkan dengan penambahan jaringan pipa transmisi 15,94 kilometer yang dilengkapi bangunan intake, boster, jembatan air bentang sepanjang 37,5 meter sebanyak satu unit dan jembatan air bentang sepanjang 15 meter sebanyak empat jembatan.

Sumber air baku yang digunakan adalah Sungai Maro di Kabupaten Merauke dengan kapasitas 350 liter per detik. Pembangunan intake dan jaringan pipa transmisi air baku dilakukan mulai 28 September 2018 hingga 13 Desember 2019 oleh kontraktor PT Minarta Dutahutama dengan nilai kontrak Rp 93,9 miliar. Sementara untuk konsultan supervisi dilakukan PT Wecon dengan nilai kontrak Rp 2,3 miliar yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara.

Progres pekerjaan hingga pertengahan November 2018 sebesar 15 persen. Untuk penyaluran ke rumah warga akan dibangun Instalasi Pengolahan Air dan jaringan distribusi utama oleh Ditjen Cipta Karya. Untuk proses dan biaya pengadaan lahan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Merauke.

Di Kabupaten Merauke, Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan pembangunan saluran air pengendali banjir di berupa pembuatan pasangan batu sepanjang 3815 meter, pembangunan box culvert dan jembatan. Progres konstruksi hingga awal November sebesar 89,46 persen dan ditargetkan rampung pada akhir 2018.

Pembangunan dikerjakan oleh PT Bawakaraeng Purnama Wijaya dan PT Tunas Jaya Irja Kerjamasa Operasi dan konsultan supervisi oleh PT Tatareka Paradya dengan kontrak tahun jamak 2017-2018. [***]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya