Berita

Febri Diansyah/Net

Hukum

Pasca OTT, KPK Geledah Rumah Dan Kantor Bupati Pakpak Bharat

RABU, 21 NOVEMBER 2018 | 08:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah beberapa titik dalam rangka pengembangan kasus suap proyek Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

"Penggeledahan di delapan lokasi di Medan dan Kabupaten Pakpak Bharat selama dua hari di Senin dan Selasa kemarin," ujar Jurubicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Rabu (21/11).

Febri menjelaskan, penggeledahan berlangsung di tiga lokasi di Medan, Sumut yaitu rumah Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu, rumah Kepala Dinas PUPR Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali dan rumah pihak swasta, Hendriko Sembiring.


Selain itu juga di sejumlah lokasi di Kabupaten Pakpak Bharat, yaitu Kantor Bupati, Kantor Dinas PUPR, rumah kepala Desa Salak 1 dan rumah Hendriko.

Tim KPK menangkap enam orang, termasuk Remigo dalam operasi tangkap tangan pada Minggu (18/11) lalu. Penangkapan terjadi di Medan, Jakarta, dan Bekasi.

Remigo, David Anderson dan Hendriko telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara tiga pihak lain yang turut diamankan yaitu seorang pegawai honorer bernama Syekhani di Medan, ajudan bupati, Jufri Mark Bonardo Simanjuntak di Jakarta, dan Reza Pahlevi selaku pihak swasta di Bekasi.

Adapun barang bukti yang diamankan tim KPK dalam giat tersebut berupa uang tunai senilai Rp 150 juta yang diduga bagian dari dana suap.

Ketiganya disangkakan dengan Pasal 12 huruf (a) atau huruf (b) atau Pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam UU 20/2001 jo Pasal 55 ayat 1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya