Berita

Merry Purba/RMOL

Hukum

Hakim Adhoc PN Medan Menginap Lebih Lama Di Rutan KPK

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 | 19:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan perpanjangan masa penahanan tersangka kasus suap kepada hakim Pengadilan Negeri Medan.

"Perpanjangan penahanan untuk dua tersangka MP dan H," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati di kantornya, Jakarta, Senin (19/11).

Yuyuk menyebut, perpanjangan penahanan untuk kedua tersangka berlaku mulai 27 November hingga 27 Desember.


Dalam kasus itu, KPK menetapkan empat tersangka, yakni Helpandi, Merry Purba, dan Tamin Sukardi selaku pihak swasta, serta Hadi Setiawan yang merupakan orang kepercayaan Tamin.

Merry diduga menerima uang SGD 280 ribu dari Tamin. Uang diberikan dalam dua tahap melalui dua perantara.

Pemberian pertama dilakukan pada 24 Agustus 2018 di Hotel JW Marriot, Medan sebesar SGD 150 ribu melalui perantara Helpandi dan Hadi Setiawan. Untuk pemberian kedua sebesar SGD 130 ribu yang diduga akan diberikan kepada Merry oleh Helpandi pada 28 Agustus 2018 di PN Medan namun keburu ditangkap tim KPK saat sedang melakukan transaksi.

KPK menduga suap diberikan kepada Merry yang merupakan hakim adhoc PN Medan untuk mempengaruhi putusan perkara korupsi penjualan tanah berstatus aset negara. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya