Berita

Jokowi-Ma'ruf/Net

Politik

Pimpin Dewan Penasehat TKD, Alex Noerdin Fokus Pada Tim Khusus Jokowi-Ma'ruf

JUMAT, 16 NOVEMBER 2018 | 01:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jabatan ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Sumatera Selatan Koalisi Indonesia Kerja Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengalami perubahan.

Posisi sebelumnya yang dijabat oleh Alex Noerdin digantikan ketua DPW Partai Nasdem Sumsel Syahrial Oesman. Sementara Alex Noerdin mengemban jabatan baru selaku ketua dewan penasehat TKD Sumsel yang nantinya juga lebih fokus pada tim khusus pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

Perubahan mulai berlaku sejak Rabu (14/11) berdasarkan SK Nomor 021-A/KPTS/TKN-JKWMA/XI/2018 tentang Penetapan Pengesahan Penyempurnaan TKD KIK Sumsel yang ditandatangani Ketua TKN Erick Thohir dan Sekretaris Hasto Kristiyanto tanggal 13 November 2018.


Untuk jabatan lainnya, Gubernur Sumsel Herman Deru sebagai ketua dewan pengarah, kemudian sekretaris masih dijabat Giri Ramanda N. Kiemas yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel. Termasuk bendahara TKD Sumsel dijabat Alvin Kennedy yang juga ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumsel.

Alex Noerdin yang juga ketua DPD I Partai Golkar Sumsel mengatakan, jabatan sebagai ketua dewan penasehat merupakan langkah dan strategi tim kampanye nasional untuk lebih mengoptimalkan program kerja dalam rangka pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

"Dengan perubahan jabatan tersebut tentunya saya bisa lebih fokus pada tim khusus Jokowi-Ma'ruf. Di mana nantinya akan berhubungan langsung dengan capres Jokowi," jelas Alex, Kamis (15/11).

Menurut gubernur Sumsel periode 2008-2018 itu, sebagai ketua dewan penasehat, dirinya juga akan lebih optimal dan bersinergi sengan seluruh kalangan maupun jaringan yang sudah terjalin selama ini.

"Sama halnya dengan kepengurusan daerah lainnya. Contohnya TKD Jatim di mana dewan penasehat juga dijabat oleh para tokoh penting seperti Dahlan Iskan, Khofifah Indar Parawansa hingga mantan Gubernur Jatim Imam Utomo. Begitu pun di Jawa Barat yang juga dijabat oleh Gubernur Ridwal Kamil, semuanya memiliki tugas khusus yang nantinya akan melaporkan langsung kepada capres Jokowi," papar Alex yang juga caleg DPR RI nomor urut 2. [wah]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya