Berita

Arwani Thomafi/Net

Dunia

RI Bersama ASEAN Harus Aktif Inisiasi Perdamaian Di Rohingya

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 | 09:38 WIB | LAPORAN:

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) MPR mendukung sikap pemerintah dalam KTT ke-33 ASEAN di Singapura terkait isu penyelesaian Rakhine State.

Selain itu, persoalan asasi yang sampai saat ini masih krusial dihadapi warga Rohingya seperti masalah hak bertempat tinggal, klaim kepemilikan tanah, berbicara dan berkumpul  serta bergerak juga hendaknya menjadi bagian dari pengakuan warga negara terhadap Rohingya.

Demikian dikatakan Ketua Fraksi PPP MPR, Arwani Thomafi melalui rilis tertulisnya, Kamis (15/11).


Pemerintah Indonesia bersama negara-negara ASEAN hendaknya lebih aktif dalam menfasilitasi dialog dan perdamaian dalam kerangka negara kesatuan Myanmar," ujar Thomafi yang juga anggota Komisi I DPR.

Pemerintah Indonesia memiliki pengalaman dalam memfasilitasi perdamaian konflik vertikal maupun horisontal. Pengalaman ini, menurut dia, hendaknya dapat dijadikan modal penting dalam perdamaian di Rohingya.

Thomafi mengingatkan, upaya fasilitasi perdamaian merupakan bagian dari amanat konstitusi Indonesia dan misi ASEAN. Oleh karenanya, rakyat Indonesia sepenuhnya secara bulat mendukung berbagai upaya untuk terwujudnya perdamaian di Rohingya.

"Kami mendorong Civil Society Organisation (CSO) di Indonesia untuk bersama seluruh stakeholder di Tanah Air turut mendorong penegakan HAM di Rohingya. Dorongan ini penting sebagai upaya kuat secara politik agar tegaknya HAM di Rakhine State," tutupnya.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya