Berita

Marzuki Darusman/RMOL

Dunia

Mantan Jaksa Agung: Tentara Myanmar Masih Primitif

RABU, 14 NOVEMBER 2018 | 21:48 WIB | LAPORAN:

Tentara Myanmar masih primitif dalam bertindak. Mereka tidak mendasarkan setiap tindakan pada rasa untuk membela negeri, apalagi membuat damai rakyatnya.

Begitu penilaian Ketua Tim Pencari Fakta Rohingya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Marzuki Darusman dalam Dialog Panel bertajuk “Ungkap Fakta Pelanggaran HAM Berat Pemerintah Myanmar dan Etnis Rohingya” yang digelar Komite Nasional untuk Solidaritas Rohingya (KNSR) di Wisma Antara, Jakarta, Rabu (14/11).

"Myanmar ini saudara kita sebenarnya agak kesasar dalam tahun-tahun terakhir,” ujar mantan Jaksa Agung itu.


Marzuki menyebut bahwa tujuan militer Myanmar hanya untuk mempertahankan kekuasaan. Bukan berorientasi sebagai pengawal bangsa.

“Tentaranya ini tentara yang sangat primitif, hanya percaya pada kekuatan kekuasaan,” tukasnya.

Pada 25 Agustus 2017 lalu, pemerintah Myanmar yang masih didominasi kekuatan militer mengusir etnis rohingya di Rakhine State (Arakan). Ribuan rumah dibakar hingga menyebab lebih dari satu juta orang mengungsi ke Bangladesh.

Berdasarkan data KNSR, ada lebih dari 3 ribu orang yang meninggal dalam peristiwa pengusiran tersebut. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya