Berita

Denny JA/Net

Politik

Denny JA, Seorang Folklorist

RABU, 14 NOVEMBER 2018 | 11:14 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

MY FRIEND, bos pabrik polling dan survei terkemuka, Denny JA, setiap hari produksi meme. Dia bermetamorfosis jadi buzzer.

Rezim panik. Denny JA turun tangan langsung bentuk opini dan persepsi. Never happened before.

Meme hari ini seputar Ko-Ruf unggul 20 persen dari Prabowo-Sandi dan blunder-blunder. Tempo hari Denny JA mengkritik abis-abisan para che-bonk yang memainkan isu kacangan semodel hoax Ratna Sarumpaet, Jalan di kuburan, bakar bendera dan tampang Boyolali.


Prabowo-Sandi konsisten menyoroti mahalnya pangan, dolar meroket, lapangan kerja, Esemka, penanganan bencana, kriminalisasi ulama, netralitas lembaga negara, TKA Asing, nasib guru Honorer dan menggilanya hutang negara.

Soal Ko-Ruf unggul, Denny JA tidak pas disebut nyebar hoax. Dia sedang tebar urban-legend.

"Urban-legend" is a form of modern folklore. Sebuah mitos yang dibangun berdasarkan cerita fiksi.

Sebagai variable popular culture, kadang urban-legend disisipi bumbu humor. Cerita Denny JA soal Ko-Ruf unggul 20 persen itu memicu tawa tak terkendali.

Tahun 1981, dengan buku berjudul The "Vanishing Hitchhiker: American Urban Legends & Their Meanings", Profesor Jan Harold Brunvand dari University of Utah mengintrodusir term urban-legend to the public.

Selain humor, sebuah cerita urban-legend yang menarik biasanya punya elemen misteri, horor dan mengeksploitasi rasa takut (fear).

Horor banget khan bila Jokowi dua periode dengan Wapres berusia lanjut. Plus dari mana sumber angka 20 persen merupakan elemen misteri yang dikreasi oleh Denny JA.

Thus, sekarang predikat Denny JA adalah "boss pabrik survei-cum buzzer-cum-folklorist". [***]

Penulis adalah kolumnis dan aktvis Komunitas Tionghoa Anti-Korupsi (Komtak)

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya