Berita

Abdulaziz Al Raqabi/Kedubes Arab Untuk RI

Dunia

Arab Saudi Serukan Palestina Merdeka Dengan Ibukota Di Yerusalem

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 | 11:51 WIB | LAPORAN:

Kerajaan Arab Saudi menyerukan kepada semua negara di dunia untuk menghormati nilai-nilai dan prinsip-prinsip kemanusiaan yang dijalankan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), khususnya terhadap Palestina.

Demikian disampaikan Penasihat Kementerian Luar Negeri Arab Saudi Abdulaziz Al Raqabi dalam sambutannya di hadapan Majelis Umum PBB ke 73 di New York-Amerika Serikat pada Jumat (9/11)

"Dan untuk mengadopsi resolusi penting ini secara konsensus, guna mengakhiri penderitaan panjang rakyat Palestina yang telah meninggalkan banyak tragedi dan bencana yang menimpa rakyat Palestina, desa-desa pemukiman, tanah, pertanian, ladang, kesucian Islam dan bahkan setiap makhluk hidup," ujar Abdulaziz melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (13/11)


Ia juga mengecam apa yang dilakukan Israel sebagai tindakan tirani dan penuh kesombongan.

Israel telah membakar lahan pertanian yang mana bertentangan dengan prinsip serta norma-norma internasional.

Abdulaziz menyerukan sudah saatnya tindakan Israel tersebut harus dihentikan.

"Dan sudah saatnya hak asasi manusia dihormati dan dihargai, dan menjadikan negara Palestina sebuah negara merdeka dengan ibukota di Yerusalem, dan ini adalah pilihan strategis untuk memastikan perdamaian di wilayah ini," tuturnya.

Ia juga menegaskan posisi Arab Saudi terhadap isu Palestina adalah tegas dan tidak pernah berubah, serta menolak semua kebijakan Israel yang tidak menghormati hukum dan norma-norma internasional.

Selain itu Arab saudi menyerukan untuk mengakhiri pendudukan Israel dan segera menemukan solusi yang komprehensif, permanen dan adil yang dibangun atas dasar dari solusi dua negara dan pembentukan negara Palestina merdeka pada 4 Juni 1967, dengan Yerusalem sebagai ibukotanya.

Sebelumnya Arab Saudi menyambut baik resolusi yang diambil bertajuk Kedaulatan Tetap Rakyat Palestina di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, dan hak penduduk Arab di dataran tinggi Golan Suriah atas sumber daya alamnya.

Tajuk tersebut menekankan prinsip kedaulatan permanen sebuah bangsa yang berada di bawah pendudukan asing atas sumber daya alamnya. Di samping itu juga menyoroti eksploitasi pendudukan Israel atas sumber daya alam di wilayah Palestina dan di wilayah Arab lainnya yang diduduki Israel sejak tahun 1967.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya