Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

Ketum PAN: Relawan Prabowo-Sandi Anti Kekerasan, Kami Kampanye Damai

SENIN, 12 NOVEMBER 2018 | 16:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan bersama Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno hari ini menyapa masyarakat Riau setelah kemarin berkampanye di Sumatera Utara. Besok, Zulkifli dan Sandi dijadwalkan berkunjung ke Sumatera Selatan.

Di Riau, Zulkifli diberi kehormatan melantik Gabungan Relawan Nasional Prabowo-Sandi se Provinsi Riau. Relawan ini terdiri dari organisasi pemuda sampai emak-emak.

Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, acara dilaksanakan di Sekretariat DPW PAN Riau, Kota Pekanbaru, Senin (12/11).


"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya melantik saudara semua untuk berjuang bersama memenangkan Prabowo-Sandi di seluruh Riau," ujar Zulkifli.

Dia berpesan agar relawan Prabowo-Sandi menghadapi provokasi dengan kampanye cerdas dan santun.

"Kalau ada yang menjelek-jelekkan dan memancing emosi, kita hadapi dengam cerdas, santun dan damai. Relawan Prabowo-Sandi anti kekerasan verbal dan apalagi fisik," tegas Zulkifli.

Adapun tips kampanye cerdas ala PAN dan Prabowo-Sandi antara lain bisa dengan menanyakan pada emak-emak mengenai harga sembako sekarang.

"Kalau dirasa harga-harga naik dan makin memberatkan, ayo ikut kami pilih Prabowo-Sandi. Tapi kalau sudah merasa puas, silahkan pilih yang sebelah sana," kata Zulkifli.

Cara lainnya bisa dengan bertanya kepada anak-anak muda milenial, apakah sekarang mencari lapangan kerja mudah atau susah.

"Kalau merasa cari kerja sekarang susah dan lapangan kerja terbatas, nah ayo pilih Prabowo-Sandi yang akan prioritaskan lapangan kerja untuk anak negeri sendiri, bukan untuk asing," sebutnya.

"Tapi kalau sekarang merasa lapangan kerja sudah banyak dan mudah didapat, ya silahkan dipilih yang sebelah sana," pungkas Zulkifli menambahkan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya